Menjadi Kepompong Sutra: The Joy of Morphing

 Adakah manusia yang tidak berubah? Nyaris tak ada, sebagaimana binatang yang terus mengalami perubahan. Perubahan adalah sebuah keniscayaan, yang stagnan akan mengalami ketertinggalan. Dunia berubah pesat, meninggalkan mereka yang enggan beralih menuju seuatu yang batu--sesuatu yang hebat.



Dalam perspektif manusia, seringkali proses dianggap kemandekan tak berarti padahal lewat tahap itu orang menempa diri lewat ujian dan tapabrata.

Comments

Popular posts from this blog

Jejak Hijau dari Jambi: Plepah dan Mimpi Menyelamatkan Bumi

Going Through a Rough Patch: Life Can Be This Miraculous

Breaking the Silence: Alvinia and the Gentle Revolution of Teman Autis